I
30/5 - 8/6
ok , esok dah nak bertolak
checklist lah
tukar duit riyadh saudi , checked
baju sedikit sebanyak , checked
everyday's thingies , checked
II
sedikit tentatif kami ,
III
dan tambah sedikit persediaan ruhi ,
" umrah ke umrah yang berikutnya merupakan penebus dosa di antara keduanya , sedangkan haji mabrur tidaklah dibalas kecuali dengan syurga "
[ Bukhari & Muslim ]
IV
sedikit ,
doakan kami kembali dengan umrah yg mabrur
boleh juga kalau nak gelar kami ,
umrah fulan bin fulan
atau
haji kecil fulan bin fulan
V
credit's
jemaah umrah dari Hulu Selangor
mudah mudahan ketemu anda semua
expecially mr.Aufa n family
pakcik ir. Ariffin ,
pakcik Amran , makcik Salmy & family ,
pakcik Roslan & makcik Jamaliah [ jangan ingat saya tak tahu ] ,
dan lain lain
sahabat sahabat umrah yg lain ,
sahabat dari Amman , Amin n geng .
Mu'tah , Bro. Muaz juga geng .
Mafraq , akhi Ismail n geng .
k , sekian .
p/s : saya tertarik dengan kisah dari seorang sahabat via gurunya . tak tahulah kisah ini benar atau tidak , tapi cam menarik . ambil yang baik baik ye .
kisah seorang akhawat yg benar benar nak umrah kemudian meminta seorang syabab supaya berlakon sebagai wali-nya [ baca : suami ] . tiba sahaja di sempadan , pihak kastam meminta sang 'suami' mencium sang 'isteri' untuk membuktikan kewaliannya .
wow'z .
kemudian akhirnya , dengan terpaksa dan malu
mereka berdua ditakdirkan menjadi suami isteri yang benar benar suami isteri .
kebetulan juga , masing masing sudah punya 'teman' dalam hati .
sedikit serius tapi inilah realitinya
buat akhawat tak payah susah susahkan diri nak ke umrah ye , haji ke ape ke
kalau sudah tiada 'qadar' , uzur
tak perlu , duduk diam diam
saya suka komen seorang sahabat saya tentang isu ini
" korang tak payah la sibuk sibuk nak gi umrah , sunnat je pun . haha "
*gelak akhir itu untuk menambah afeksi humor dlm statement*
ops , terpanjang pula .
ok , take the ibrah seriously .
salam'aleykum
30/5 - 8/6
ok , esok dah nak bertolak
checklist lah
tukar duit riyadh saudi , checked
baju sedikit sebanyak , checked
everyday's thingies , checked
II
sedikit tentatif kami ,
Isnin (30/5) - 1.15 pm - Bertolak dari Irbid ke Makkah
Selasa (31/5) - 6.00 pm - Tiba di Makkah dan terus check-in hotel
Rabu (1/6) - Masih di Makkah
Khamis (2/6) - Masih di Makkah
Jumaat (3/6) - Selepas Solat Jumaat - Bertolak ke Jeddah -> Bertolak ke Madinah - Tiba di Madinah dan terus check-in hotel
Sabtu (4/6) - Masih di Madinah
Ahad (5/6) - Masih di Madinah
Isnin (6/6) - Selepas Solat Zohor/Asar - Bertolak dari Madinah ke Jordan
Selasa (7/6) - Selepas Zohor/Asar - Tiba di Irbid
Selasa (31/5) - 6.00 pm - Tiba di Makkah dan terus check-in hotel
Rabu (1/6) - Masih di Makkah
Khamis (2/6) - Masih di Makkah
Jumaat (3/6) - Selepas Solat Jumaat - Bertolak ke Jeddah -> Bertolak ke Madinah - Tiba di Madinah dan terus check-in hotel
Sabtu (4/6) - Masih di Madinah
Ahad (5/6) - Masih di Madinah
Isnin (6/6) - Selepas Solat Zohor/Asar - Bertolak dari Madinah ke Jordan
Selasa (7/6) - Selepas Zohor/Asar - Tiba di Irbid
III
dan tambah sedikit persediaan ruhi ,
" umrah ke umrah yang berikutnya merupakan penebus dosa di antara keduanya , sedangkan haji mabrur tidaklah dibalas kecuali dengan syurga "
[ Bukhari & Muslim ]
IV
sedikit ,
doakan kami kembali dengan umrah yg mabrur
boleh juga kalau nak gelar kami ,
umrah fulan bin fulan
atau
haji kecil fulan bin fulan
V
credit's
jemaah umrah dari Hulu Selangor
mudah mudahan ketemu anda semua
expecially mr.Aufa n family
pakcik ir. Ariffin ,
pakcik Amran , makcik Salmy & family ,
pakcik Roslan & makcik Jamaliah [ jangan ingat saya tak tahu ] ,
dan lain lain
sahabat sahabat umrah yg lain ,
sahabat dari Amman , Amin n geng .
Mu'tah , Bro. Muaz juga geng .
Mafraq , akhi Ismail n geng .
k , sekian .
p/s : saya tertarik dengan kisah dari seorang sahabat via gurunya . tak tahulah kisah ini benar atau tidak , tapi cam menarik . ambil yang baik baik ye .
kisah seorang akhawat yg benar benar nak umrah kemudian meminta seorang syabab supaya berlakon sebagai wali-nya [ baca : suami ] . tiba sahaja di sempadan , pihak kastam meminta sang 'suami' mencium sang 'isteri' untuk membuktikan kewaliannya .
wow'z .
kemudian akhirnya , dengan terpaksa dan malu
mereka berdua ditakdirkan menjadi suami isteri yang benar benar suami isteri .
kebetulan juga , masing masing sudah punya 'teman' dalam hati .
sedikit serius tapi inilah realitinya
buat akhawat tak payah susah susahkan diri nak ke umrah ye , haji ke ape ke
kalau sudah tiada 'qadar' , uzur
tak perlu , duduk diam diam
saya suka komen seorang sahabat saya tentang isu ini
" korang tak payah la sibuk sibuk nak gi umrah , sunnat je pun . haha "
*gelak akhir itu untuk menambah afeksi humor dlm statement*
ops , terpanjang pula .
ok , take the ibrah seriously .
salam'aleykum
No comments:
Post a Comment